TERBIASA HIDUP TERTIB
Renungan CBC
Selasa, 4 Oktober 2022
Tema : Ketertiban
I Will : Merapikan barang-barang di sekitar saya.
Ayat Pokok:
"Kami juga menasihati kamu Saudara-saudara tegurlah mereka yang hidup dengan tidak tertib...."
(1 Tesalonika 5:14 a)
Rasul Paulus memberikan nasihat agar menegur siapa saja yang hidup tidak tertib. Tahuakah kalian apa arti tertib? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tertib diartikan: tertata dan terlaksana dengan rapi atau menurut aturan yang telah ditentukan. Tuhan senang dengan orang-orang yang hidup tertib dan teratur. Sebaliknya, Tuhan tidak ingin ada anak-anak-Nya yang hidup tidak tertib. Oleh sebab itu Tuhan memberikan nasihat, melalui Rasul Paulus untuk menegur mereka yang hidup tidak tertib.
Pernah dalam sebuah acara retreat, panitia berulangkali mengumumkan pada setiap masuk jam makan." Tolong setelah makan, semua peralatan makan ditaruh di tempat yang sudah disediakan. Jangan diitnggal dimana-mana". Walaupun berulang kali diumumkan, tetapi ternyata masih ada saja yang menaruh peralatan makan sembarangan. Ada yang di taruh di taman, dibawah tangga di aula, bahkan di kamar para peserta. Sungguh ironis, padahal panitia sudah menyediakan tempat untuk meletakkan peralatan makan. Apalagi, tema besar acara itu berbicara soal menjadi terhormat dan memuliakan Allah. Bagaimana bisa terhormat dan memuliakan Allah, jika meletakkan peralatan makan saja masih sembarangan?
Menjelang akhir surat yang pertama kepada jemaat di Tesalonika, salah satu nasihat Rasul Paulus memberikan dorongan untuk menegur orang-orang yang hidup dengan tidak tertib. Memang, Rasul Paulus tidak merinci dalam hal apa ketidaktertiban itu terlihat, tetapi jika nasihat itu disampaikan, berarti ketidaktertiban telah menjadi bagian dari kehidupan umat Tuhan. Tanpa mengesampingkan nasihat lainnya—menghibur yang tawar hati, membela yang lemah, dan bersabar kepada semua orang—nasihat untuk hidup tertib masih relevan bagi gereja Tuhan yang hidup pada masa kini.
Perilaku tidak tertib atau cenderung seenaknya biasanya akan merugikan dan merepotkan orang lain, di mana pun perilaku itu ditunjukkan! Oleh karena itu, mari biasakan hidup tertib dalam segala bidang kehidupan, supaya kehadiran kita dapat menjadi berkat, juga menginspirasi orang lain agar menjadi lebih tertib pula.
"Tuhan. berikan aku hati yang rindu untuk senantiasa hidup tertib dan teratur. Aku percaya, ketertiban banyak sekali manfaatnya, bagi hidupku dan sesama. Amin."
Komentar
Posting Komentar