Postingan

SOPAN DAN TERATUR

 Renungan CBC Rabu, 5 Oktober 2022 Tema : Ketertiban I Will :Merapikan barang-barang disekitar saya/ Ayat Pokok: "Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur." (1 Korintus 14:40) Tadi sore, Santi ke rumah Tina untuk belajar bersama. Orang tua Tina sungguh sangat ramah. Ibu Tina bahkan setia menemani mereka belajar bersama, sambil memberikan penjelasan ketika ada hal-hal yang sulit dan mereka belum mengerti. Bahkan Ibu Tina menyediakan makanan kecil untuk cemilan mereka sambil  mengerjakan tugas.  Satu hal yang Santi pelajari dari keluarga ini ini adalah, suasana rumah yang tertib,  rapi dan indah. Tidak ada barang-barang yang berserakan dimana-mana.  Sepatu tertata rapi ditempatnya. Demikian juga dengan buku-buku yang juga tertata rapi di lemari.  Rupanya semua anggota keluarga sudah terbiasa untuk  selalu menempatkan barang-barang pada tempatnya. Bahkan ada semacam aturan, siapapun yang menggunakan peralatan makan, dia juga yang b...

TERBIASA HIDUP TERTIB

 Renungan CBC Selasa, 4 Oktober 2022 Tema : Ketertiban I Will : Merapikan barang-barang di sekitar saya. Ayat Pokok: "Kami juga menasihati kamu Saudara-saudara tegurlah mereka yang hidup dengan tidak tertib...." (1 Tesalonika 5:14 a) Rasul Paulus memberikan nasihat agar menegur siapa saja yang hidup tidak tertib. Tahuakah kalian apa arti tertib? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tertib diartikan: tertata dan terlaksana dengan rapi atau menurut aturan yang telah ditentukan.   Tuhan senang dengan orang-orang yang hidup tertib dan teratur. Sebaliknya, Tuhan tidak ingin ada anak-anak-Nya yang hidup tidak tertib. Oleh sebab itu Tuhan memberikan nasihat, melalui Rasul Paulus untuk menegur mereka yang hidup tidak tertib. Pernah dalam sebuah acara retreat, panitia berulangkali mengumumkan pada setiap masuk jam makan." Tolong setelah makan, semua peralatan makan ditaruh di tempat yang sudah disediakan. Jangan diitnggal dimana-mana". Walaupun  berulang kali diumumkan, ...

KESALAHAN

  Ayat Pokok: "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Matius 6:14-15) Siapakah di dunia ini orang yang tidak pernah salah? Semua orang pasti pernah mengalami kesalahan.  Mengapa kesalahan terjadi? Kalau kita mau jujur, kesalahan terjadi sebagai akibat dari ketidaktaatan.

MEMPRAKTEKKAN KEPEDULIAN

 Ayat Pokok: "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati.." (1 Korintus 13:4) Sebelum pulang sekolah, Bu Rani memberikan pengumuman kepada anak-anak di SMP Krista Citra. "Anak-anak, seperti kita ketahui, beberapa waktu yang lalu, ada bencana angin puting beliung yang membuat beberapa rumah di desa sebelah rusak parah. Sebagai wujud rasa empati kita, maka kita akan memberikan bantuan dalam bentuk uang. Semoga dengan uang ini, kita dapat membantu meringatkan beban para korban bencana. Oleh karena itu, mulai besok sampai dua minggu ke depan, kalian diberikan kesempatan untuk memberikan bantuan dengan menyisihkan uang jajan kalian. Ada kotak yang akan disediakan di depan kelas, dan kalian boleh memasukkan sisa uang jajan, berapapun asal kalian memberikan dengan tulus dan ikhlas." Mendengar pengumunan ini, beberapa orang anak terlihat kurang begitu senang. Mungkin mereka berpikir, "wah, bakalan berkurang jatah uang jajan saya !"  Namun tidak demikian dengan Edo. Men...

JANGAN SERAKAH

  Ayat Bacaan: "Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa." (Keluaran 16:16) Dita dan Kiki diundang bersama dengan kedua orang tua mereka untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan. Sesampainya di tempat pesta, mereka terlihat sangat gembira. Ada banyak makanan dan minuman yang disediakan. "Wah makanannya banyak sekali di sini. Ada kambing guling, udang goreng, ayam goreng, bakso, es krim, es puter. Aku mau ambil semuanya, ah." Ujar Dita kegirangan. Kiki yang melihat Dita membawa banyak makanan di tangan, kemudian menanyakan," Kamu yakin bisa menghabiskan semuanya ini Dita?" Dita dengan santainya menjawab, "Yang penting ambil dulu, kalau gak habis, buang saja, bereskan?" Anak-anak? bagaimana menurut kalian? Setujukah dengan apa yang dilakukan Dita? Sikap yang ditunjukkan oleh Dita inilah yang disebut serakah. Tuhan memb...